Jika Empati diibaratkan keikhlasan

prev-senyum-ikhlas-ceriaAssalaamualikum. Pagi pak atau bu’ bagaimana kabarnya, masih   demam pak, bagaimana tidurnya semalam, mudah-mudahan lebih baik, komentar ini akan muncul di keseharian seorang perawat entah dia berada di pelosok desa ganjan kec. Kelapa kab. Babar atau pun dari seorang perawat yang berada di Rumah sakit yang bonafide sekelas ST. Corelus milik negara sejiran Singapore.

Senyum dan rasa empati yang ditimbulkan setidaknya akan menjadi multivitamin dosage tinggi yang tanpa antibiotik atau obat yang super keras akan menyembuhkan rasa terpelentirnya hati seorang pasien yang sedang menderita penyakit sekeras apapun. Ada hal yang tidak bisa di teliti secara ilmiah dan juga tidak harus dengan percobaan yang mahal, ada yang timbul dari hati yaitu keikhlasan untuk menolong sesama.

18 Comments

  1. Sobatsehat says:

    Postingan pertama yg menggugah rasa empati. Slamat atas blog brunya

  2. Betul. Keramahan, tegur sapa yang sopan, persahabatan, dan keikhlasan, dapat membuat pasien yang lemah merasa mendapat kekuatan dan keyakinan akan kesembuhannya. Memang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, namun harus diakui rasa damai dan teduh, membuat orang jauh dari segala kecemasan yang bisa memperparah penyakit. Namun sayang, adakalanya diantara kita kurang memperhatikan. Semoga di bulan yang suci ini, kita semua diingatkan kembali akan kepedulian kepada sesama. Berkarya terus demi kesehatan bangsa.

    • arsulsani says:

      Sebagai Perawat ada tugas mulia yang selalu ada dalam langkahnya mengubah dunia duka orang lain menjadi dunia yang gemerlap dengan senyum dan sukacita, siap mas kita dukung semangat berkarya demi kesehatan Bangsa

    • may says:

      betullll,,,banyak orang yang ingin menjadi perawat,namun nasib tak membawanya kesana…engkau-engkau yang sudah jadi perawat gunakan ilmu kalian untuk menolong orang tanpa pandang bulu,miskin kaya,susah senang sama aja…jangan pilih-pilih…sesungguhnya jika dengan KEIKLASAN, insyaAllah dalam setiap gerakmu adalah IBADAH..,INGAT!!!semua ini hanya titipan lho….

  3. JTC says:

    senyum adalah ibadah..
    ini blog baru ya?
    selamat ya…
    lam kenal..

  4. manguju says:

    tentu kita semua sepakat bahwa kita harus berusaha untuk menghargai siapa saja, apalagi seseorang yang dalam musibah dalam hal ini pasien yang sakit, tentu kita akan berharap pasien tersebut sembuh dan nyaman dengan tegur sapa kita yang ikhlas, itu pun sudah salah satu sugesti guna ksembuhan orang yang sedang sakit

    manguju

  5. sutrisno_585 says:

    KRAMAH TAMAAHAN ADALAH KUNCI SUATU KESUKSESAN SESEORANG TERUTAMA BAGI MEREKA YANG LANGSUNG BERGAUL DENGAN ORANG LAIN APALAGI ORANG ITU ORANG SAKIT. SEORANG PERAWAT AKAN MEMBAWA SUATU OBAT KALAU SANG PERAWAT RAMAH TERHADAPNYA.

  6. may says:

    hidup adalah titipan
    semoga amanah ini bisa diemban dengan baik
    dan mendapatkan hasil yang baik di sisi ALLoh SWT.AMIN

  7. trihardani says:

    maaf baru muncul.
    komentar perdana saya :
    BRAVO, PPNI BABAR
    tetap semangat!!!
    to teman2 sejawat, tetap semangat dalam memberi pelayanan kepada masyarakat, niatkan dengan ikhlas. Insya Allah, akan dibalas dengan pahala yg setimpal dan kemudahan2 yang tanpa kita sadari.

  8. Amy says:

    betullll,,,banyak orang yang ingin menjadi perawat,namun nasib tak membawanya kesana…engkau-engkau yang sudah jadi perawat gunakan ilmu kalian untuk menolong orang tanpa pandang bulu,miskin kaya,susah senang sama aja…jangan pilih-pilih…sesungguhnya jika dengan KEIKLASAN, insyaAllah dalam setiap gerakmu adalah IBADAH..,INGAT!!!semua ini hanya titipan lho….

  9. Amy says:

    hidup adalah titipan
    semoga amanah ini bisa diemban dengan baik
    dan mendapatkan hasil yang baik di sisi ALLoh SWT.AMIN

Leave a Reply