<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Persatuan Perawat Nasional Indonesia  Bangka Barat</title>
	<atom:link href="http://www.ppnibabar.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ppnibabar.com</link>
	<description>Tempatnya Komunikasi Sejawat Perawat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2009 23:12:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hindari penyakit Asthma Pada anak</title>
		<link>http://www.ppnibabar.com/?p=55</link>
		<comments>http://www.ppnibabar.com/?p=55#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 23:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsulsani</dc:creator>
				<category><![CDATA[TIPS SEHAT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ppnibabar.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Pencegahan Asma Bronchiale
Salam sehat luar biasa,  Asma bronchile yang lebih dikenal dimasyarakat sebagai bengek atau jerih merupakan satu penyakit yang sering dijumpai  pada masyarakat kita, tak kenal usia dari anak2 sampai dewasa, Pada anak-anak berdasarkan definisi Scadding dan pengalaman klinis Godfrey, asma pada anak ialah penyakit yang ditandai dengan variasi luas dalam periode waktu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Pencegahan Asma Bronchiale</strong></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-62" title="asma n kucing" src="http://www.ppnibabar.com/wp-content/uploads/2009/09/asma-n-kucing-150x150.jpg" alt="asma n kucing" width="150" height="150" />Salam sehat luar biasa,  Asma bronchile yang lebih dikenal dimasyarakat sebagai bengek atau jerih merupakan satu penyakit yang sering dijumpai  pada masyarakat kita, tak kenal usia dari anak2 sampai dewasa, Pada anak-anak berdasarkan definisi Scadding dan pengalaman klinis Godfrey, asma pada anak ialah penyakit yang ditandai dengan variasi luas dalam periode waktu yang pendek daripada hambatan aliran udara dalam saluran nafas paru yang bermanifestasi sebagai serangan berulang batuk atau mengi yang dipisahkan oleh interval bebas gejala. Hal ini terjadi karena adanya pengecilan diameter jalan nafas adanya perubahan respon otot saluran nafas, gangguan persarafan otonom dalam pengaturan otot polos saluran nafas atau adanya kerusakan sel epitel mukosa saluran nafas.</p>
<p><span id="more-55"></span><!--more-->Faktor –faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya asma pada anak adalah :</p>
<ol>
<li>Keturunan (Genitik) yaitu bakat alergi meskipun belum diketahui bagaimana cara penurunannya. Penderita dengan penyakit alergi biasanya mempunyai keluarga dekat yang juga menderita penyakit alergi. Karena adanya bakat alergi ini, penderita sangat mudah terkena penyakit asma bronkhial jika terpapar dengan faktor pencetus.</li>
<li>Faktor emosi ; gangguan emosi dapat menyebabkan penyempitan saluran nafas  seperti kelelahan (terlalu banyak bermain) atau stress berlebihan (dipaksakan belajar dalam waktu yang padat</li>
<li>Faktor imunologis / alergi ; saat ini telah banyak bukti bahwa alergi merupakan salah satu faktor penting berkembangnya asma. Atopi (cikal bakal penyakit yang disebabkan oleh alergi / reaksi imunologis) merupakan faktor resiko nyata yang dapat menyebabkan timbulnya gejala asma. Alergi  dapat terjadi karena debu, bulu binatang, serbuk bunga yang terhisap melalui hidung (Inhalen), Makanan dan obat-obatan (Ingestan), atau kontaktan yang masuk melalui perhiasan, logam</li>
<li>Faktor non alergi ; infeksi virus / bacterial dan zat-zat iritan / polutan.</li>
</ol>
<p><strong>Bagaimana </strong> <strong>Pencegahan Serangan Asma pada Anak</strong></p>
<p><strong>1.</strong> <strong>Menghindari pencetus</strong></p>
<p>Cara menghindari berbagai pencetus serangan pada asma perlu diketahui sebab kenapa anak asma apakah apakah terpapar dengan debu, udara terlalu dingin atau disebabkan karena makan makanan tertentu Jika faktor pencetus adalah debu rumah. Maka untuk menghindari pencetus karena debu dianjurkan dengan mengusahakan kamar tidur anak harus dapat dibersihkan dari debu dengan melakukan mencuci minimal 2 minggu sekali        Sprei, tirai dan selimut. Untuk  Sprei dan sarung bantal dicuci lebih sering. Lebih baik tidak menggunakan karpet di kamar tidur atau tempat bermain anak. Jangan memelihara binatang.   Untuk menghindari penyebab dari makanan bila belum tau pasti, lebih baik jangan makan coklat, kacang tanah atau makanan yang mengandung es, dan makanan yang mengandung zat pewarna.  Hindarkan kontak dengan penderita influenza, hindarkan anak berada di tempat yang sedang terjadi perubahan cuaca, misalnya sedang mendung.</p>
<p><strong>2.</strong> <strong>Kegiatan fisik</strong></p>
<p>Anak yang menderita asma jangan dilarang bermain atau berolah raga. namun olahraga perlu diatur karena merupakan kebutuhan untuk tumbuh kembang anak. Pengaturan dilakukan dengan cara:</p>
<p>-      Menambahkan toleransi secara bertahap, menghindarkan percepatan gerak yang mendadak</p>
<p>-      Bila mulai batuk-batuk, istirahatlah sebentar, minum air dan setelah tidak batuk-batuk, kegiatan diteruskan.</p>
<p>-      Adakalanya beberapa anak sebelum melakukan kegiatan perlu minum obat atau menghirup aerosol terlebih dahulu.</p>
<p>Demikian semoga bermanfaat, salam Sehat Luar biasa,………..</p>
<p><em><strong>Referensi diambil dari :</strong></em></p>
<p>- Betz Cecily, Linda A Sowden. 2002. <em>Buku Saku Keperawatan Pediatrik</em>. EGC: Jakarta.</p>
<p>- Capernito, Lynda J. 2000. <em>Diagnosa Keperawatan Aplikasi pada Praktik Klinis</em>. EGC: Jakarta.</p>
<p>- Ngastiyah. 1997. <em>Perawatan Anak Sakit</em>. EGC: Jakarta.</p>
<p>- Kamus Kedokteran Dorland. Edisi 29.EGC: Jakarta.</p>
<p>- Dr. SuriViana-<a href="http://www.infoibu.com/%E2%80%9Dhttp:/www.infoibu.com%E2%80%9D"> www.infoibu.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ppnibabar.com/?feed=rss2&amp;p=55</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Maunya Perawat (Jawaban dari keresahan dr. Handri)</title>
		<link>http://www.ppnibabar.com/?p=41</link>
		<comments>http://www.ppnibabar.com/?p=41#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 06:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsulsani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diskusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ppnibabar.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Ass. Kak bagaimana Jika 15 hari kedepan UU keperawatan tidak di Sah kan apa kita harus mogok, saya sedikit tersentak membaca SMS dari sejawat yang tinggalnya di daerah terpencil yang  jaraknya lebih dari  100 km dari Ibu Kota Kabupaten  dalam pesan singkat ini ada rasa ke khawatiran sejawat untuk meninggalkan tugas mulianya walau hanya 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-42" title="senyum Perawat" src="http://www.ppnibabar.com/wp-content/uploads/2009/08/senyum-Perawat.jpg" alt="senyum Perawat" width="120" height="119" />Ass. Kak bagaimana Jika 15 hari kedepan UU keperawatan tidak di Sah kan apa kita <em><strong>harus</strong></em> mogok, saya sedikit tersentak membaca SMS dari sejawat yang tinggalnya di daerah terpencil yang  jaraknya lebih dari  100 km dari Ibu Kota Kabupaten  dalam pesan singkat ini ada rasa ke khawatiran sejawat untuk meninggalkan tugas mulianya walau hanya 1 menit tidak ada <em><strong>Tendensius</strong></em> memikirkan materi, tidak ada rasa iri melihat &#8220;Mitra&#8221;-nya (walaupun baru selesai pendidikan) yang dengan acuh setelah menulis resep <span id="more-41"></span>pergi  dengan <strong>Mobil keluaran terbarunya </strong>namun keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik untuk melayani kliennya yang butuh <strong>perawat</strong>-an yang butuh keikhlasan seperti orang tua menyayangi anaknya, seperti rumah melindungi penghuninya  dan nilai ini tidak akan tergantikan dengan pemberian apapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dibalik itu semua kebutuhan masyarakat di daerah terhadap pelayanan kesehatan masih tidak tercukupi dengan hanya  mendirikan Puskesmas  atau Poskesdes yang nota bene masih kekurangan tenaga kesehatannya baik <strong>Perawat, </strong>Bidan ataupun Dokter, peran <strong>Perawat </strong>di lingkup kesehatan Harus <strong>dipertegas dan tidak abu2 </strong>mulai dari peran sebagai  pemberi layanan kesehatan, Usaha dalam peningkatan profesionalisme keilmuan sampai hal terkecil apapun, jadi butuh payung (Undang-undang) yang dapat membawa Perawat Indonesia ke arah yang lebih baik, cara berpikir yang dianggap <strong>Mitra <em><span style="text-decoration: line-through;">&#8220;merebut lahannya&#8221;</span> </em></strong>harus diluruskan,  tidak ada ketakutan dengan datangnya  perawat dari luar negeri karena <strong>perawat</strong> indonesia lebih kenal &#8220;rumahnya&#8221;, dan tidak perlu <strong>perawat</strong> harus menggantikan posisinya sebagai dokter, atau apa saja dengan melanjutkan ke Fakultas Kedokteran karena Keilmuan Profesi Perawat  berbeda dengan keilmuan yang lain, dan jika terjun Ke lapangan Pelayanan Kesehatan akan siap menjadi Mitra baik dokter atau profesi apapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya UU Keperawatan yang memayungi perawat Indonesia Insya Allah Perawat Indonesia  lebih profesional dalam mengambil keputusan, Mitra yang saling mendukung dengan Profesi apapun dan dengan tujuan Pelayanan Kesehatan di Negeri ini akan lebih baik, jadi hal yang wajar jika apa yang diperjuangkan kami dan apa yang di maui kami adalah <em><strong>suatu keharusan </strong></em>dengan satu komitmen  <strong>&#8220;UNDANG-UNDANG  KEPERAWATAN HARUS DISAHKAN&#8221;</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya ingat dengan salah satu Senior dokter yang mengatakan dengan Yuniornya &#8221; Saya tahu anda adalah ksatria yang baru turun dari Gunung, tapi ingat dibawah sana ada Pendekar yang lebih tahu kondisi medan untuk berperang ini, maka bermitralah dengan mereka dan mereka juga akan siap menjadi mitra jika kita sama-sama berniat untuk memperjuangkan negeri bebas dari segala Macam Penyakit&#8221;, mari kita berpikir lebih jernih.</p>
<p style="text-align: justify;">Posting ini adalah jawaban kami sebagai mitra dokter dari tulisan <a href="http://www.drhandri.com/?p=642">dr. handri.</a> Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ppnibabar.com/?feed=rss2&amp;p=41</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Empati diibaratkan keikhlasan</title>
		<link>http://www.ppnibabar.com/?p=13</link>
		<comments>http://www.ppnibabar.com/?p=13#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 13:51:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsulsani</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[keikhlasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ppnibabar.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Assalaamualikum. Pagi pak atau bu&#8217; bagaimana kabarnya, masih   demam pak, bagaimana tidurnya semalam, mudah-mudahan lebih baik, komentar ini akan muncul di keseharian seorang perawat entah dia berada di pelosok desa ganjan kec. Kelapa kab. Babar atau pun dari seorang perawat yang berada di Rumah sakit yang bonafide sekelas ST. Corelus milik negara sejiran Singapore.

 Senyum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-22" title="prev-senyum-ikhlas-ceria" src="http://www.ppnibabar.com/wp-content/uploads/2009/08/prev-senyum-ikhlas-ceria2-150x150.jpg" alt="prev-senyum-ikhlas-ceria" width="150" height="150" />Assalaamualikum. Pagi pak atau bu&#8217; bagaimana kabarnya, masih   demam pak, bagaimana tidurnya semalam, mudah-mudahan lebih baik, komentar ini akan muncul di keseharian seorang perawat entah dia berada di pelosok desa ganjan kec. Kelapa kab. Babar atau pun dari seorang perawat yang berada di Rumah sakit yang bonafide sekelas ST. Corelus milik negara sejiran Singapore.</p>
<p style="text-align: justify;">
<span id="more-13"></span> Senyum dan rasa empati yang ditimbulkan setidaknya akan menjadi multivitamin dosage tinggi yang tanpa antibiotik atau obat yang super keras akan menyembuhkan rasa terpelentirnya hati seorang pasien yang sedang menderita penyakit sekeras apapun. Ada hal yang tidak bisa di teliti secara ilmiah dan juga tidak harus dengan percobaan yang mahal, ada yang timbul dari hati yaitu keikhlasan untuk menolong sesama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ppnibabar.com/?feed=rss2&amp;p=13</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
